Terbaru

Indeks IHSG: Turun 0,11%, Sektor Saham Terkikis

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,11% dalam periode perdagangan 15-19 Mei 2023. Menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat pada hari Senin (15/5) dan Jumat (19/5), namun mengalami penurunan pada hari Selasa-Rabu (16-17 Mei) sebelum libur bursa pada tanggal 18 Mei.

Meskipun penurunan IHSG hanya tipis dalam seminggu terakhir, beberapa sektor mengalami penurunan yang signifikan. Sektor energi mengalami penurunan sebesar 5,63% pada periode yang sama. Sementara itu, sektor transportasi dan logistik anjlok sebesar 3,96%, dan sektor barang baku mengalami penurunan sebesar 3,41%.

Selain itu, sektor teknologi juga mengalami penurunan sebesar 2,17%, sedangkan sektor properti dan real estat melemah sebesar 1,40%. Sektor keuangan juga turun sebesar 0,23%, sementara sektor perindustrian mengalami penurunan sebesar 0,20%.

Namun, terdapat empat sektor yang menguat meskipun IHSG mengalami penurunan dalam seminggu ini. Sektor kesehatan melaju dengan kenaikan sebesar 1,89%, sektor barang konsumsi primer naik sebesar 0,42%, sektor barang konsumsi nonprimer menguat sebesar 0,06%, dan sektor infrastruktur naik tipis sebesar 0,03%.

Berikut adalah 10 saham dengan kenaikan tertinggi dalam IHSG dalam seminggu terakhir:

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) dengan kenaikan sebesar 67,03%.
PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) dengan kenaikan sebesar 44,93%.
PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) dengan kenaikan sebesar 43,24%.
PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) dengan kenaikan sebesar 37,93%.
PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) dengan kenaikan sebesar 31,67%.
PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) dengan kenaikan sebesar 26,92%.
PT MD Picture s Tbk (FILM) dengan kenaikan sebesar 26,32%.
PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) dengan kenaikan sebesar 25%.
PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) dengan kenaikan sebesar 24,43%.
PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) dengan kenaikan sebesar 23,44%.

Sementara itu, berikut adalah 10 saham dengan penurunan terbesar dalam indeks LQ45 dalam seminggu terakhir:

PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) dengan penurunan sebesar -33,77%.
PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) dengan penurunan sebesar -31,25%.
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) dengan penurunan sebesar -28,90%.
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) dengan penurunan sebesar -24,69%.
PT Mitra Pack Tbk (PTMP) dengan penurunan sebesar -24,60%.
PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) dengan penurunan sebesar -24,17%.
PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) dengan penurunan sebesar -23,93%.
PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) dengan penurunan sebesar -23,84%.
PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) dengan penurunan sebesar -23,75%.
PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) dengan penurunan sebesar -23,08%.

Dengan demikian, IHSG mengalami penurunan dalam seminggu terakhir, namun terdapat beberapa saham yang mengalami kenaikan signifikan dan beberapa saham lainnya yang mengalami penurunan yang cukup besar.

Terbaru
Kategori
Topik